Jumat, 25 Juni 2021
WANITA BERGELAR PELAKOR
Dear....
Engkau wanita yang bergelar pelakor
jangan bangga atas gelarmu
kau hanyalah wanita jahan*m bergelarbpelakor
Tak usah bangga dengan pendidikanmu yang katanya setinggi langit
namun tak bisa tuk jaga harga dirinya
Engkau wanita yang bergelar pelakor
Apakah kau wanita paling hebat
Karena mampi menaklukan suami wanita lain?
Sejatinya kau adalah wanita seburuk buruknya wanita
Yang harus dibumi hanguskan serta dimusnahkan dari muka bumi
Atau pergilah kau ke negeri Israel
rayulah laki laki israel sesuka hatimu
hancurkan tentara israel dengan jurus pelakormu
Barulah kau bisa disebut pelakor hebat.
Rabu, 22 Mei 2019
BULAN SEPARUH

Malam begitu indah . . .
Kutatap langit malam ini
Ku lihat bulan separuh
Teringatkan tentang sahabat
Teringat jelas waktu perpisahan itu
Dia menghapiri dan memelukku
Sambil berbisik dengan suara yang lirih,serak
Ini terakhir kalinya kita bertemu
Tak terasa airmata jatuh berlinang
Serasa tak percaya
Perpisahan akan terjadi
Dia menghapus airmataku
Dia memelukku,seakan pelukan terakhir dia memelukku
Dan dia memberi tahu kepadaku
Haii gadisku . . .
Hapuslah airmatamu
Lupakan aku . . , anggap kita tak pernah bertemu
Semakin membuat airmataku jatuh berderai
Kan ku katakan
Bagaimana aku bisa melakukannya ?
Menangislah dia dengan tersedu sedan . . .
Sembari bercerita
Gadisku . . . !
Jika engkau merindukanku
Maka keluarlah dimalam hari
Tataplah keatas langit
Kau lihat bulan itu
Bulan separuh itu
Itulah aku ,anggaplah itu aku
Bicaralah kepadanya
'Bahwa engkau merindukanku'
Tahukah engkau kenapa aku bilang begitu ?
Ku jawab ,'aku tak tahu'
Dan dia berkata ' karna wajahku bak bulan separuh itu ' hehe,dia sambil bercanda . . .
Tangannya menyuapiku,, hei gadis makanlah
Sungguh aku tak bisa menahan airmataku
Dia menyuapiku makan
Suasana menjadi berubah
Nafsu makanpun hilang
Aku peluk dia lagi. . . Dan ku bisikan sesuatu kpdanya
(jangan pernah lupakan aku)
Dia bertanya ,
Bagaimana jika aku merindukanmu ?
Ku beritahu kepadanya
Jika engkau merindukanku
Kau lìhat bintang itu
Itulah bintangku
Setiap sahabatku yang merindukanku
Kuberitahukan padanya
Tataplah langit di malam hari dan liat bintang itu
Hei sahabatku apa kabar kau disana ?
Adakah kau merindukanku seperti aku merindukanmu saat ini ?
Teruntuk sahabatku SUSIANI
Minggu, 12 Mei 2019
HAMPA

Hidup dalam keindahan tersendiri
Tersenyum dalam duniaku sendiri
Tertawa dalam duniaku sendiri
Menangis dalam duniaku sendiri
Ribuan langkah telah kutapaki
Lintasan waktu telah kulewati
Hanya kosong yang kudapati..
Semua menjauh dalam keindahan kata
Menyisahkan buaian yang tak nyata
Membawa angan dalam fatamorgana
Kutitipkan rasa dalam kilauan cahaya hati
Menyimpannya rapi dibalik ilalang
Berharap sang bintang merengkuhnya
Dan Bila sang bintang meredupkan cahayanya
Biarkanku berkawan dengan sang malam
Menanti ketulusan lengkungan manis sang bintang
MASALALU

Suatu hari nanti
Kau akan melihatku berdiri tegak
Dengan kedua kakiku
Setelah kau patahkan sayap-sayapku
Aku mampu berputar tanpamu
Meraih mimpi, meski bukan untukmu
Jemariku, perang kembali
Kadang terjerat dua sisi
Termenungku, panik, aku takut
Tersadar, langkahku terpaku
Gelap, hambar, suasana cemberut
Tetap kuat mencari hati yang baru
Buat apa aku mengingatmu
Kau masa lalu
Menunggu datang terang
Gelap ini pasti hilang
Jangan, jangan aku lihat ke belakang
Semua akan hilang
Roda ini masih membawaku
Pergi tinggalkan masa lalu
Minggu, 28 April 2019
DOAKU UNTUKMU AYAH DAN IBU

Ayah...
Ku 'kan selalu mendoakanmu
Semoga engkau selalu bahagia disana
Ibu...
Terima kasih untukmu
Yang selalu menjagaku siang dan malam
Kasih sayangmu senantiasa untukku
Jasamu tak bisa terbalaskan
Ayah...
Apakah engkau tahu
Bahwa aku selalu merindukanmu
Ayah...
Apakah engkau tahu
Betapa pilunya hatiku
Setiap orang bertanya tentangmu

Ayah...
Ku ingin merasakan kasih sayangmu
Belaian kasihmu untukku
Ku titipkan rindu pada sang bayu
Untuk engkau yang kini jauh dariku

Ibu...
Kau selalu disisiku
Memberiku kekuatan
Mengajariku keikhlasan
Kau cahaya hidupku
Ibu dan ayah
Ku sangat mencintai kalian
Doa terbaikku untuk kalian
Semoga kalian selalu bahagia
Dalam lindungan-Nya
ANUGERAH TERINDAH

Tangisanmu adalah rindu
Senyumanmu adalah penawar
Kau pelita dalam hidup
Kau anugerah terindah dari sang pencipta
Kau bunga surgaku
Kau kebanggaanku
Bahagia selalu putraku
Kehadiranmu memberikan sejuta harapan
Mengajarkan banyak hal tentang kehidupan
Tentang kasih sayang seorang ibu
Walau tanpa seorang ayah
Cinta, hidup, siang, malam, harta, doa semua untukmu
Tiada yang dapat bersaing denganmu di hatiku
Sangat berat, tapi ada kamu menjadi penyemangat
Ada kamu yang menjadi kekuatan
Tak ada tempat untuk berbagi
Tentang pertumbuhanmu
Semua tersimpan dalam lubuk hati seorang ibu
Walau banyak duri yang menghalang
Tetap masih bisa tersenyum untukmu
Walau dalam pelukan menangis pilu.

Senin, 16 Oktober 2017
Cara Mudah Membuat Pizza Tanpa Oven


Biasanya kalau membuat pizza pasti harus menggunakan oven. Disini kita akan bahas cara membuat pizza tanpa oven. Mari kita simak bahan bahan yang harus disediakan.
Bahan adonan tepung
~1/2kg tepung terigu
~1 sendok makan ragi instan(fermipan)
~1 sendok makan gula pasir
~1/4 sendok garam
~3-4 sendok makan minyak
~1/2 sendok makan baking powder
~Air secukupnya
Bahan topping
~10 siung bawang merah
~3-4siung bawang putih
~2 buah sosis
~2biji cabe hijau dan 2 biji cabe merah
~saos tomat secukupnya
~3buah tomat
~keju mozarella
~garam dan penyedap rasa
cara membuat adonan
semua bahan diuleni sampai kalis, kemudian diamkan selama 1 jam atau sampai mengembang.
sambil menunggu adonan mengembang kita siapkan untuk membuat toppingnya.
iris semua bahan seperti bawang merah, bawang putih, cabe merah, cabe hijau, dan tomat. ptong sosis sesuai selera. kemudian tumis semua bahan, tambahkan bumbu, penyedap rasa dan saos tomat.
setelah adonan mengembang, pipihkan adonan ke dalam teflon, panggang selama 2 menit sambil tutup rapat dan balikkan adonan sampai berwarna kemeran dan balik lagi, kemudian baru lumuri dengan topping dan taburi keju mozarella tutup, dan panggang sampai bagian bawah adonan berwarna kemerahan. angkat pizza tuangkan di tempat yang sudah disediakan kemudian ptong potong pizza sesuai selera. dan siap dihidangkan.
Kamis, 12 Oktober 2017
CARAKU MERAWAT CINTA

Aku tidak lagi menggenggam erat sebuah cinta
Tidak pula membiarkannya begitu saja
Tapi aku akan menjaganya
Merawatnya, bahkan akan kusirami
Dengan limpahan kasih sayangku
Dengan rasa yang ikhlas dari dasar hati
Sebuah ketulusan tanpa paksaan
Akan mempertahankan sebuah cinta
Walau berbagai haluan datang mengusik
Bertahan terus bertahan
Walau ada saja penghalangnya
Dengan terus disirami kepercayaan
Maka,
Akan berbuahlah sebuah kebahagian hati yang nyata
Tumbuh subur dalam sanubari
Mekar, bersemi indah dan mengharumkan
Hingga semua dapat mencium wanginya.
*****
Pelangi Di Ujung Senja

**+**★**--**
Sore itu, gerimispun mengundang
Rintikannya menari indah
Aroma tanahpun tercium sedap
Kepada sore yang membawa angin ketenangan,
Menunggu apa yang bisa kau bagi sore ini dan senja
Terpancar cahaya warna warni di ujung senja
Mega merah mulai merona
Menyelimuti sang surya yang mulai terbenam
Dialah pelangi di ujung senja
********
#Celly_Sajak
Rabu, 11 Oktober 2017
Jodoh, Rizki , Dan Anak

Jodoh itu rahasia Illahi, dengan siapapun kita berjodoh maka, terimalah. Sekeras apapun kita menolaknya kalau sudah berjodoh tetap akan bersama. Dan sekuat apapun kita mempertahankannya kalau tidak berjodoh tetap ia akan pergi juga.
Begitupun jua dengan rizki yang sudah ditetapkan, sekeras apapun usaha kita mendapatkan rizki, kalau bukan rizkinya, dia akan pergi juga. Dan kalau sudah menjadi rizkinya sekalipun kita hanya duduk santai dia akan menghampirinya. Contohnya, hanya dengan bermain hape saja dan duduk2 manis, tiba2 ada yang mentransfer uang. Itu adalah rizki. Tapi, ada tapinya, rizki itu datang dengan kita berusaha mengais rizki itu sendiri. Banyak jalan untuk mencari rizki, baik itu berjualan, membanting tulang, berbisnis atau yang lain.
Begitu halnya dengan anak. Kalau Tuhan belum menghendakinya, sekeras apapun usaha kita, berati kita belum diberi kepercayaan untuk itu.
***
Tentang jodoh dan anak,
ia ini saling berkaitan. Yang belum menemukan jodohnya, pasti selalu ditannya. "Kapan nikah?" "Yang mana calonnya?
Gimana sih persaaan kalian ketika mendapat pertanyaan yang menghujam sampai ke ulu hati?
Mungkin pertanyaannya simple dan wajar, tapi apakah kalian tahu, pertanyaan itu, walau kelihatannya wajar dan sah-sah saja, padahal pertanyaannya menusuk-nusuk dan tanpa kita sadari pertanyaan itu telah melukai orang yang kita tanya.
Jawabannya ada pada kalian yang bertanya. "Apakah kalian pernah ditanya tentang kapan menikah?" Itulah jawabannya.
Dan yang ke-2 tentang anak. Pernah kalian mendapat pertanyaan mengenai tentang kapan punya anak. "apa ga mau tah punya anak?"
Disini perlu digaris bawahi. Siapa sih yang ga ingin punya anak. Pasti jawabannya ya maulah. Hanya orang2 yang tak punya masa depan yang tak ingin punya anak. Hanya saja, Tuhan belum mengabulkan apa yang kita inginkan, karena Dia tahu apa yang kita butuhkan, dan apa yang terbaik untuk kita.
Allah selalu punya rencana terindah untuk hamba2nya yang yakin kepada-Nya. Yang menurut kita baik, belum tentu menurut-Nya baik pula. Dibalik rencana-Nya pasti ada hikmah-Nya.
*******
Rindu Terlarang
Rindu,
Menghantam dalam kegelisahan
Mencengkam dalam kesunyian
Rindu yang tak bertepi
Menggelisahkan alam pikiran
Yang terhanyut dalam kerinduan
Ku puisikan sebuah rasa
Yang menghujam ulih hati
Andai dia tahu,
Rindu ini menyesakkan dada
Tapi apalah daya,
Hanya terdiam dalam kebisuan
Ketika cinta yang usang telah berlalu
Apalagi yang diharapkan dari sebuah cinta
Seperti mengaharap hujan di teriknya Mentari.
Terhalang sudah rindu yang selama ini menghujam hati
Rindu yang tak kan pernah bisa terungkapkan
Menjadi rindu dalam hati.
Langganan:
Postingan (Atom)
NEGERI PARA PENGHIANAT 7
Bab 7: Harap yang Menyala, Bukan Sekadar Cahaya Negeri ini telah berkali-kali disakiti oleh penguasanya sendiri. Diperas oleh tangan-tang...
-
“ Cahaya Najma” Di langit malam yang tak bersuara, Bersinar satu bintang istimewa, Namanya Najma, cahaya rahasia, Lembut namun kuat s...
-
CERPEN: ALBUM NIKE ARDILLA Karya: Celly Tomokianz Pertama kali aku mengenalmu dan tahu siapa namamu, HATI KECILKU berbisik lirih: aku S...
