Sabtu, 06 Juli 2013
DARI JAUH KU POHON MAAF
Dalam dingin subuh hatiku terusik
Kenang nasib diri di rantauan
Bergema takbir raya menitis air mata
Terbayang suasana permai desa
Rindu hati ini inginku kembali
Pada ayah bonda dan saudara
Tetapi aku harus mencari rezeki
Membela nasib kita bersama
Hanya ku sampaikan doa dan kiriman tulus ikhlas
Dari jauh kupohonkan ampun maaf
Jangan sedih pagi ini tak dapat kita bersama
Meraikan aidil fitri yang mulia
Restu ayah bonda kuharap selalu
Hingga aku pulang kepadamu
Restu ayah bonda kuharap selalu
Demi anakmu yang kini jauh
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
NEGERI PARA PENGHIANAT 7
Bab 7: Harap yang Menyala, Bukan Sekadar Cahaya Negeri ini telah berkali-kali disakiti oleh penguasanya sendiri. Diperas oleh tangan-tang...
-
Tak lagi ku kan kembali pada cinta yang telah melukai hati Tak lagi mengulangi kesalahan untuk ke sekian kali Tak lagi terjerumus kedalam ...
-
Safaraz Bayu Samudra Safaraz, kilau martabat dari langit, Langkahnya ringan, namun penuh arti, Membawa damai, bukan hanya janji, Tingginya ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar